Selasa, 18 Januari 2011

MEMILIH ANTI VIRUS

Anti virus digunakan untuk mencegah inveksi oleh virus atau melakukan scan/cleaning pada file/sistem yang terinveksi virus/trojans/worm. Software anti virus merupakan pertahanan utama terhadap masalah virus/trojans/worm. Anti virus haruslah efektif dan selalu up-to-date.
Anti virus tidak akan berguna jika dimatikan untuk alasan tertentu dan akan tidak sangat efektif penggunaannya bila tidak sering dilakukan perbaruan(update) untuk mengenali virus terbaru. Signature dari virus seperti sebuah peta kejahatan lengkap dengan ciri-ciri penjahatnya. Tiap kali virus baru muncul,akan dilakukan analisa dan membuat penanda baru agar bila muncul kembali anti virus bisa melakukan blok.

Bagaimana cara memilih anti-virus?
Baik untuk penggunaan personal maupun untuk kantor ada banyak pilihan

Personal/Standalone atau Paket ?
Sebagian perusahaan pengembang antivirus menjual standalone program yang dapat digunakan untuk melakukan proteksi terhadap virus. Untuk paket dilengkapi proteksi lain misalnya firewall,spam filtering,anti-spyware dan lainnya.

Dalam memilih anti-virus ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan:
* Harga.
* Review di website yang memiliki reputasi baik.
* Mudah tidaknya diset dan digunakan.
* Tingkat kualitas dukungan teknis,termasuk website pendukung.
* Frequensi dan lkemudahan update.

Beberapa anti-virus komersial,antara lain:
* F-Secure.
* McAfee.
* Symantec.
* Trend Micro.

Free anti-virus software
* Grisoft AVG Anti-Virus.
* AntiVir.
* ALWIL Avast.
* ClamWin.

Saran untuk pencegahan:
* Jangan buka file attachment dari pengirim tak dikenal.
* Gunakan macro protection pada Microsoft Office,misal Word dan Excel.
* Jangan lupa untuk meng-update secara teratur.
* Gunakan hanya satu anti-virus pada saat bersamaan.