Senin, 02 Januari 2012

MENYONGSONG HARI ESOK DENGAN MOTIVASI DIRI



Kehidupan ini adalah keniscayaan utuh dalam seluruh aktivitas yang dilakoni setiap hari sampai seterusnya, sehingga tidak menutup kemungkinan berbagai hal akan kita temukan dalam rutinitas sehari-hari. Salah satu hal yang paling umum ditemui adalah keberuntungan dan kerugian. Keberuntungan hidup adalah suatu kenyataan logis dimana kita mendapatkan sesuatu yang sangat diharapkan dan tentunya sangat menggembirakan atau membahgiakan. Sedangkan kerugian hidup adalah suatu kenyataan pahit yang biasanya sebagian besar orang merasakan penderitaan bila mengalaminya.


Keberuntungan tentulah tidak menimbulkan masalah besar dalam hidup, akan tetapi yang menjadi masalah besar dalam hidup adalah ketika kerugian atau ketidakberuntung mendera. Kenyataan pahit ini tentulah berdampak pada separoh dari kehidupan kita, sebab bisa jadi bentuknya kerugian secara materil maupun inmateril. Walaupun  kerugian materiil adalah alasan sebagian besar orang untuk mengukur kerugiannya.


Banyak orang mencoba lari dari kenyataan hidup ketika merasa tidak beruntung hidupnya, sebab merasa tidak sanggup menerima kenyataan logis itu, hanya sebagaian kecil yang pasrah pada hidup dalam penderitaan. Orang-orang yang merasa susah dan rugi memvonis dirinya gagal dalam hidupnya sehingga mencoba lari dari kenyataan dengan berbagai cara, mulai dari; bunuh diri, depresi jiwa, hilang kendali dalam mengerjakan sesuatu, mencari jalan pintas yang tidak senonoh dan lain sebagainya.


Cara pelarian seperti itu tentulah tidak mendatangkan pemecahan masalah atau tidak akan memberikan perubahan dari ketidakberuntungnya, sebab kenyataan hidup tetap tidak berubah. Ibarat seorang pemadat yang hanya terbuai oleh halusinasi yang membuatnya mabuk. Padahal dalam kehidupan ini Tuhan telah memberikan kita dua pilihan hidup yaitu sisi kanan dan sisi kiri, mirip dengan konsepsi Yang-Ying. apakah kita hendak memilih sisi kanan yang nota bene baik (right), atau sisi kiri yang juga berkonotasi buruk (left). Artinya bahwa kita dituntut untuk senantiasa menempuh cara-cara yang baik, terutama ketika kita didera masalah besar dalam hidup. Sebab cara bunuh diri misalnya, justru akan menimbulkan masalah baru terutama bagi orang lian (orang terdekat kita).


Apabila kita  mengalami hal seperti itu maka, cara yang paling efektif adalah kembali pada diri kita, yang dimaksudkan dalam hal ini adalah menggali kesadaran yang selama ini terabaikan. Sebab dengan kesadaran yang dikontrol oleh akal sehat, tentulah memerikan suatu jalan atau cara untuk keluar dari masalah hidup atau kegagalan hidup yang tidak menguntungkan. Dan berikut contoh pengalaman Bill Bartmann yang mencoba membangun semangat hidupnya yang pernah runtuh dengan lima kunci suksesnya:


1. Jangan anggap kegagalan itu tak pernah terjadi.
2. Hindari memaafkan diri sendiri.
3.Jangan campur-adukkan antara tujuan yang gagal dan orang yang gagal.
4. Ia berguman, "kegagalan bukan hanya dialami kita sendiri"
5. Fokuskan pada pelajaran kegagalan itu.  


Pengalaman diatas adalah secuil dari berbagai cara orang keluar dari masalahnya, sebab kita masih dituntut untuk melakaukan hal yang paling menentukan dalam hidup kita, yaitu membangkitkan motivasi diri. Semangat tidak akan terwujud jika tingkat motivasi hidup tidak muncul, karena motivasi adalah sebuah power hidup yang lahir dari kemauan dan kesiapan kita untuk berubah. Di bawah ini adalah cara memunculkan motivasi yang lahir dari dalam diri kita :



1.  Ciptakan Sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah kita saat pagi menjelang. Misalnya, kita berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memang semangat kita untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah kita lakukan kemarin.

2.  Kembangkan Terus Tujuan Kita
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat kita tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal, guna meraih sesuatu kita memerlukan tantangan yang lebih besar untuk mengerahkan kekuatan Anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatantersendiri dalam hidup kita

3.  Tetapkan Saat Kematian
kita perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Kita dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan kita. Sejak kita menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika kita membayangkan ‘ajal’ kita sudah dekat, maka akan memotivasi kita untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup kita

4.  Tinggalkan Teman yang Tidak Perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong kita mencapai tujuan. Sebab, siapa pun teman kita, seharusnya mampu membawa kita pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah, bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat kita berpikir optimis pula. Bersama mereka, hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.

5.  Hampiri Bayangan Ketakutan
Saat kita dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya, selama ini kita takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut kita dengan mencoba mengatasinya. Saat kita berhasil mengatasi rasa takut, saat itu kita telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa kita mampu mencapai hidup yang lebih baik.

6.  Ucapkan “Selamat Datang” pada Setiap Masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat, kita akan menghadapi jalan terjal, menanjak, dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika kita memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, kita akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya, bila kita selalu siap menghadapi setiap masalah, maka kita seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan kita

7.  Mulailah dengan Rasa Senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup kita. Coba nikmati hidup dan jalan yang kita tempuh. Jika sejak awal kita sudah merasa ‘tidak suka’, maka rasanya, motivasi hidup tidak akan pernah Anda miliki.

8.  Berlatih dengan Keras
Tidak bisa tidak, kita harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya, tidak ada yang tidak dapat Anda raih jika kita terus berusaha keras. Semakingiat berlatih, semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.
Dengan menerapkan delapan cara memunculkan motivasi diri di atas, maka perubahan hidup dari kegagalan atau kerugian atau ketidakberuntungan akan terwujud. Betapa tidak, hari kemarin yang menyiksa kita dengan berbagai masalah tentu berubah dengan menyongsong hari esok yang penuh dengan  harapan keberuntungan hidup. Yah motivasi diri adalah kekuatan halus dan dahsyat untuk merubah hidup kita, karena Tuhan sudah memberikan "hak prerogatif" kita untuk merubah nasib kita.

2 komentar:

  1. kegagalan adalah cambuk untuk bangkit dari kegagalan dalam meraih cita-cita...selamat dan salam sama keluarga...

    BalasHapus
  2. salam balik dari kami sauadara.....

    BalasHapus